Tinggalkan komentar

Pramuka dan Sturmabteilung (SA)

image

Apa hubungannnya pramuka dengan Strumabteilung, sebuah organisasi paramiliter pertama partai Nazi?
Secara langsung sebenarnya tidak hubungan antara kedua organisasi ini. Akan tetapi, ada hal menarik yang saya dapatkan dari laman viva news. Seperti yang dikutip oleh laman tersebut, diberitakan bahwa Lord Robert Baden Powell, pendiri kepanduan atau di Indonesia dikenal sebagai bapak pramuka ternyata sangat mengagumi Adolf Hitler. Surat-surat Lord Baden Powell membuktikan pendiri gerakan Pramuka ini ingin menjalin hubungan pertemanan dengan Hitler, pemimpin Jerman. Surat-surat yang dibuka badan intelijen Inggris ini membeberkan keinginan Powell ini terjadi setelah dia bertemu Duta Besar Jerman untuk Inggris, Joachim von Ribbentrop, yang kemudian menjadi Menteri Luar Negeri Hitler di akhir 1937. “Dia seorang pria ramah untuk mengobrol,” kata Powell menceritakan pertemuan dengan Ribbentrop. “Saya katakan padanya, saya sangat ingin melakukan sesuatu yang membawa pemahaman lebih baik antara kedua negara kami dan berharap ada dialog lebih lanjut sepulang saya dari Afrika,” ujar Powell seperti dilansir telegraph.co.uk, 7 Maret 2010. Lebih lanjut ia mengatakan sangat bersimpati kepada Sang Fuhrer. Ia menuliskan dalam buku hariannya yg ditulis pada tahun 1939, “Berbaring seharian dan membaca Mein Kampf. Mein Kampf adalah sebuah buku yang luar biasa dengan pikiran yang bagus mengenai pendidikan, kesehatan, propaganda, organisasi dan lain-lain,” Detail pertemuan Powell dengan petinggi NAZI yang
terjadi dua tahun sebelum pecah Perang Dunia Kedua itu muncul dalam memo yang ditulis Powell dan masuk dalam data MI5, badan intelijen Inggris.
Dalam dokumen yang diberikan ke Arsip Nasional itu, Powell mengatakan kepada Komisioner Pramuka Internasional, Hubert Martin, bahwa
orang-orang Jerman “paling penasaran Pramuka menjadi lebih dekat dengan gerakan pemuda di Jerman.”
“Pembicaraan panjang dengan Duta Besar yang berkukuh perdamaian antara kedua negara tergantung kepada pemuda menghasilkan kesepakatan bersama melupakan perbedaan di masa lalu,” Powell menulis. Karena itu, Powell menyatakan Ribbentrop menyarankan Inggris mengirim satu atau dua orang menemui pemimpin Jerman dan berbicara mengenai itu. Martin lalu memberikan memo itu ke MI5. Seorang pejabat MI5 menemui Martin dan melaporkan “Saya mengatakan padanya bahwa aktivitas itu merupakan bagian kecil dari propaganda besar Jerman untuk mendorong persahabatan Anglo-
Jerman. Apakah mungkin hal ini merupakan penyebab identiknya seragam pramuka dengan seragam yang dikenakan oleh SA? Wallahualam.

image

image

(Perhatikan: sama bukan?)
(nb: tolong perhatikan seragamnya, bukan wajahnya sebab jelas berbeda. Yang satu gagah, sedangkan yg di bawahnya endut-endut cabi :D)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

Ruang Penat

Sedikit berbagi cerita tentang bahasa Indonesia dan sekelumit tentang sastra

Rubrik Bahasa

Kumpulan artikel rubrik bahasa Indonesia dari berbagai media massa

Perjalanan Cinta

"Hamemayu Hayuning Bawono: Menata Keindahan Dunia"

pintarberbahasa.wordpress.com/

Cinta Bahasa Indonesia, Cinta Budaya Kita

Koiman

Menindas Sang Penindas

keshamotor

Just another WordPress.com site

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: